Tips Aman Ajukan Pinjaman Uang dari OJK

Tips Aman Ajukan Pinjaman Uang dari OJK

Lembaga pinjaman online memang saat ini telah menjamur, tapi bukan berarti kamu bisa sebebasnya untuk mengajukan pinjaman uang tanpa kewaspadaan yang tinggi. Pasalnya saat ini banyak juga pinjaman online yang belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.

Salah satu risiko jika kamu melakukan pengajuan pinjaman uang  kepada lembaga yang belum mendapatkan izin dari OJK salah satunya adalah keamanan data data yang diinput. Padahal dalam aturan OJK bahwa sensitivitas data merupakan salah satu hal yang harus dilindungi.  Itulah mengapa pentingnya memilih perusahaan yang sudah terdaftar dan memiliki lisensi atau izin dari OJK.

Oleh karena itu ada beberapa tips untuk ajukan pinjaman uang dari OJK berikut ini:

Periksa apakah perusahaan tersebut sudah terdaftar di OJK atau belum

OJK merupakan kepanjangan tangan atau perwakilan pemerintah dalam mengawasi lembaga keuangan termasuk salah satunya lembaga keuangan non bank seperti perusahaan pinjaman online.

Sebagai perlindungannya kepada masyarakat, perusahaan yang ingin beroperasi di Indonesia wajib terdaftar dan mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh OJK. Kamu bisa melakukan pengecekan perusahaan mana saja yang sudah terdaftar di situs resmi OJK.

Oleh karena, itu jangan pernah mengajukan pinjaman uang serampangan kepada perusahaan-perusahaan yang belum jelas asal-usulnya, apalagi belum terdaftar secara resmi di OJK.

OJK juga selalu melakukan sidak terhadap perusahaan-perusahaan online yang belum berlisensi sehingga masyarakat juga akan mendapatkan informasi perusahaan-perusahaan mana saja yang sudah terdaftar maupun yang belum terdaftar di OJK. Dengan begitu nasabah bisa terlindungi dengan baik dari potensi-potensi yang merugikan.

Jaminan dari perusahaan untuk menjaga data-data nasabah

Dalam memutuskan memilih perusahaan pinjaman online, kamu perlu membaca dengan seksama kebijakan privasi dan kebijakan keamanan terutama yang berkaitan dengan data-data pelanggan ataupun nasabah.

Hal tersebut sangat penting untuk memastikan bahwa perusahaan tidak memperjualbelikan data pribadi nasabah kepada pihak manapun. Dengan begitu data-data kamu tidak akan mudah bocor kepada pihak ketiga yang biasanya digunakan untuk melakukan berbagai penawaran produk termasuk produk kartu kredit ataupun pinjaman tanpa agunan.

Pastikan bahwa bunga yang diberikan transparan dan rasional

Salah satu yang menjadi sorotan dari perusahaan pinjaman online adalah bunga yang sangat tinggi. Sebetulnya kamu memiliki otoritas atau memiliki hak untuk memilih lembaga pinjaman yang memberikan bunga yang sesuai.

Lakukan riset kecil-kecilan untuk membandingkan bunga pinjaman yang diberikan antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya. Agar kamu juga mengetahui besaran bunga yang harus dibayarkan ketika pinjaman disetujui.

Salah satu perusahaan yang memberikan bunga rasional adalah Kredivo yaitu sebesar 2,95% per bulan. Sedangkan perusahaan lainnya ada yang memberikan bunga hingga 1% per hari. Perbedaan tersebut sangat jomplang. Di sinilah peran nasabah yang cerdas memilih perusahaan yang memberikan bunga rendah agar tidak terlalu membebani pinjaman yang diajukan.

Kredivo memberikan biaya yang transparan, mulai dari bunga hingga denda. Tidak ada biaya yang disembunyikan. Semua ditampilkan saat melakukan pinjaman. Artinya, apa yang kamu bayar adalah apa yang ditampilkan di dashboard aplikasi.

Kredivo punya dua produk unggulan yaitu pinjaman mini dan pinjaman jumbo. Kedua pinjaman ini hanya berbeda plafon dan tenor saja, sementara bunganya sama. Pinjaman mini untuk plafon Rp500 ribu hingga Rp1 juta dengan tenor 30 hari sementara pinjaman jumbo untuk plafon mulai dari Rp1 juta hingga kredit limit yang tersisa dengan tenor 3 dan 6 bulan.

Transaksi melalui Kredivo dijamin aman karena semua data-data yang diinput sudah terenkripsi melalui sistem keamanan yang diterapkan oleh Kredivo. Kredivo sudah terdaftar di OJK dengan sistem keamanan transaksi yang terpercaya.

shares